Rabu, 11 Juli 2012

Diet Yo-Yo


Mengapa Terjadi dan Apa yang Harus Anda Lakukan

Sudah lama diketahui bahwa orang lebih cenderung yo-yo pada waktu mengadopsi program turun berat badan yang terlalu ketat dalam jangka waktu lama. Sekali kesalahan diet berubah menjadi kegagalan, kebiasaan lama, berat badan kembali naik dan siklusnya mulai berulang kembali.

Tidak ada yang salah dengan menjadi ambisius dan ingin mendapatkan berat badan yang bisa Anda kontrol. Memiliki keinginan dan dorongan untuk mencapai tujuan adalah setengah dari perjuangan menuju tujuan. Tapi ketahuilah bahwa mencoba terlalu banyak dan terlalu cepat bisa menggagalkan Anda. Realistislah mengenai berapa banyak yang bisa Anda rubah sekaligus, dan terimalah apapun yang dihasilkan oleh perubahan tersebut dalam hal turun berat badan.
 
Mencatat progress Anda adalah strategi yang teruji dan nyata untuk menjaga Anda. Dan menemukan sumber dukungan juga sangat membantu, Baik sekali memiliki teman berolahraga, dan beberapa orang mendapatkan banyak nilai di dalam dukungan yang mereka dapat melalui komunitas online. 

Terakhir, jadilah fleksibel dan belajar dari kesalahan Anda. Jika Anda mencoba olahraga atau makanan baru yang Anda tidak begitu nikmati, maka cobalah hal yang lain. Ingat bahwa tujuannya bukan untuk turun berat badan sebanyak dan secepat mungkin. Anda ingin menciptakan pola makan dan olahraga yang sehat yang akan membantu Anda menurunkan berat badan dan mempertahankannya.
 
Jelas sekali, bagian yang baik dalam menyelesaikan dilema yo-yo harus berhubungan dengan merubah perilaku Anda. Kita makan makanan yang lebih kecil porsinya dan lebih sering. Kita pastikan untuk memasukkan protein pembasmi kelaparan dalam tiap makanan dan cemilan. Kita merencanakan terlebih dahulu, kita pertahankan, kita tambahkan bantuan. Lari cepat menuju garis finish diikuti dengan jogging di sisi lain tidak akan membawa kita ke tujuan. Untuk hal turun berat badan yang berhasil, pelan tapi pasti sudah tentu akan menang perlombaan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar